Semangat Raden Ajeng Kartini terus hidup dalam peran perempuan masa kini, termasuk di tengah dinamika industri kelapa sawit. Perempuan tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi hadir sebagai penggerak perubahan, mengambil peran aktif dalam kegiatan ekonomi dan sosial yang membuka jalan menuju kemandirian, kepemimpinan, dan solidaritas.
Dari aktivitas yang tampak sederhana, lahir kontribusi yang berdampak besar. Perempuan tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memperkuat fondasi komunitas. Ini menjadi bukti nyata bahwa ketika perempuan diberi ruang dan kesempatan, mereka mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Di tengah dominasi tenaga kerja laki-laki di industri ini, PT Eagle High Plantations Tbk (EHP) terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif dan setara. Pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia, salah satunya melalui koperasi karyawan Koperasi Jaminan Masadepan Sejahtera (KJMS).
Melalui unit usaha Warung Serba Ada (Waserda), KJMS menghadirkan ruang nyata bagi perempuan untuk berkembang. Hingga saat ini, terdapat 62-unit Waserda yang tersebar di lima provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Papua. Menariknya, lebih dari 90% pengelolaan Waserda dijalankan oleh tenaga kerja perempuan.
Ketua Waserda, Slamat Tjiputra, menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari semangat untuk membuka lebih banyak peluang. “Di perkebunan yang didominasi tenaga kerja laki-laki, kami ingin mendorong peran perempuan dan menunjukkan bahwa perempuan juga mampu berkontribusi secara nyata di industri kelapa sawit,” ujarnya.
Lebih dari sekadar unit usaha, Waserda menjadi ruang tumbuh bagi perempuan untuk membangun kemandirian finansial, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengembangkan keterampilan. Berbagai program pelatihan turut diberikan untuk memperkuat kapasitas mereka, sehingga siap menghadapi tantangan kerja secara profesional.
Semangat emansipasi yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini kini menjelma dalam langkah nyata perempuan di perkebunan. Sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDG) 5 tentang kesetaraan gender, EHP terus menghadirkan inisiatif yang mendorong terciptanya ruang yang adil dan setara. Karena ketika perempuan diberdayakan, yang tumbuh bukan hanya individu, tetapi keluarga, komunitas, dan masa depan industri yang lebih berkelanjutan.





