TINGKATKAN PRODUKSI CPO | BWPT Siapkan Pabrik Baru

Bisnis, JAKARTA — Emiten perkebunan dan pengolahan CPO Grup Rajawali milik taipan Peter Sondakh, PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) berencana mengoperasikan pabrik kelapa sawit (PKS) pada kuartal II/2025 di Kalimantan Timur.

Direktur Utama BWPT Hendri Djoniadi menyampaikan berdasarkan alokasi capex perusahaan, saat ini tengah dilakukan penanaman baru untuk mendorong pertumbuhan produksi sawit di tahun-tahun mendatang. BWPT juga dalam proses pembangunan peningkatan kapasitas pabrik untuk memperbesar produksi CPO.

“Pabrik tersebut rencananya akan mulai dioperasikan pada awal kuartal II/2025,” paparnya, Rabu (30/10).

Pusat kegiatan operasional BWPT berada di Sumatera, Kalimantan, dan Papua dengan total luas lahan perkebunan yang mencapai 87.000 hektare. Total kapasitas 7 PKS perseroan mencapai 2,2 juta ton tandan buah segar (TBS) per tahun.

Dari sisi kinerja keuangan, laba BWPT melonjak 78% per September 2024 menjadi Rp185 miliar. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih juga naik 48,98% menuju Rp178,99 miliar.

Adapun, pendapatan BWPT terkoreksi menjadi Rp2,93 triliun pada 9 bulan pertama 2024 dibandingkan dengan Rp3,21 triliun per September 2023. Hal itu terjadi karena adanya pengurangan 1 PKS menjadi 7 PKS dan menurunnya tingkat pembelian buah eksternal.

Hendri menjelaskan BWPT fokus untuk menjaga profitabilitas dengan cara melakukan pemilahan buah luar secara selektif. Langkah strategis atas berhasil meningkatkan efisiensi biaya operasional dengan beban pokok penjualan turun 16%.

Selain itu, penurunan harga pupuk yang signifikan pada tahun 2024 dan efisiensi biaya pemeliharaan

Kedua turut menekan beban perseroan.

“BWPT sendiri telah selesai melakukan pemeliharaan secara intensif pada periode sebelumnya sehingga biaya pemeliharaan ke depan jauh lebih efisien, apalagi didukung oleh sistem digitalisasi dan mekanisasi,” imbuhnya.

Dia menambahkan, peningkatan produksi akan ditopang pabrik baru BWPT pada kuartal II/2024, mengingat adanya keterlambatan musim hujan di tahun ini. Namun, penjualan selama satu tahun diprediksi dapat sesuai target yang telah ditetapkan, yang didukung oleh kinerja oil extraction rate (OER) yang masih tinggi mencapai 23,6%.

Manajemen menargetkan pertumbuhan fundamental dan kinerja keuangan dobel digit secara berkelanjutan.

(Hafiyyan)

Other Similar News

MENJAGA HUTAN, MERAWAT LANSKAP: KOMITMEN EHP MELALUI RIMBA RAYA

Bagi PT Eagle High Plantations Tbk (EHP), keberlanjutan…

Screenshot 2026 09 11 111325

EHP NAIK 7 PERINGKAT PADA KATADATA ESG INDEX 2025

PT Eagle High Plantations Tbk (EHP) kembali mencatatkan…

Other Interesting News

EHP Perkuat Implementasi ESG, Raih Predikat Excellent pada Indonesia Sustainable Business Excellence 2026

PT Eagle High Plantations Tbk (“EHP”) kembali menorehkan…

Screenshot 2026 09 11 111747

MENJAGA HUTAN, MERAWAT LANSKAP: KOMITMEN EHP MELALUI RIMBA RAYA

Bagi PT Eagle High Plantations Tbk (EHP), keberlanjutan…

Screenshot 2026 09 11 111325

EHP NAIK 7 PERINGKAT PADA KATADATA ESG INDEX 2025

PT Eagle High Plantations Tbk (EHP) kembali mencatatkan…

Ketika Kolaborasi Membuka Peluang : Pengembangan UMKM Pak Naim Bersama EHP

Bagi sebuah usaha, pertumbuhan tidak hanya ditentukan oleh…

Screenshot 2026 08 21 at 10.18.07

Eagle High Plantations (BWPT) Optimis PertumbuhanKinerja Berlanjut Paruh Kedua 2026

Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri…

Tumbuh Bersama Mitra yang Menginspirasi

Fahrudin Siregar, atau yang akrab disapa Pak Regar,…

Screenshot 2026 07 22 at 17.09.30